Awe Resmi Buka Percetakan Sawah di Bukit Langkap

rw (1)

LINGGA(MK) – Demi wujud tema besar Kerja Nyata, usai melaksanakan upacara peringatan HUT RI Ke-71, Bupati Lingga, Alias Wello langsung turun ke Desa Bukit Langkap, Kecamatan Lingga Timur guna menerapkan pembangunan sawah sebagai bentuk implementasi. Dengan dibukanya sawah seluas 100 Ha di desa tersebut, menjadi semangat baru Kabupaten Lingga dalam membentuk Lingga sebagai pertahanan pangan di provinsi Kepri.

Kedatangan rombongan Bupati Lingga ke desa transmigran tersebut, disambut antusias warga dengan atraksi kuda lumping. Sementara turut hadir dalam rombongan Asisten II Pemkab Lingga, Sekda Lingga, Konsultan percetakan sawah, Kadistanhut Lingga, Camat Lingga Timur, Danramil Daik Lingga, Kades Kerandin, Kades Bukit Langkap, Staf Khusus Bupati Lingga Bidang Ekonomi dan Transmigrasi.

Dikatakan, sawah seluas 100 Ha bersumber dari dana APBN. Berkerja sama dengan TNI AD dan Kementerian Pertanian program percetakan lahan sawah tersebut resmi dibuka. Untuk itu dalam waktu dekat Menteri Pertanian akan berkunjung ke Kabupaten Lingga, guna melihat potensi besar alam Lingga. Dengan begitu, dia berharap adanya komitmen antara masyarakat di Kabupaten Lingga dan pemerintah selaku pengambil kebijakan dalam hal pertanian ini. Sebab jika bidang ini dipupuk dengan keseriusan, Awe yakin Lingga akan sukses.

“Kita harus komitmen. Kalau hal ini sukses, ke depan kita akan mendapatkan lebih besar, ini dimotivasi terus. Kemudian yang belum mendapat kesempatan, insya Allah tahun depan semua dapat. Kalau sudah jelas rencana pemerintah, jangan ada lagi masyarakat yang terbujuk untuk menjualkan tanah,” katanya, Rabu (17/8).

Dimasa pemerintahannya ini, Awe sangat menekan bidang pertanian, peternakan dan perikanan sebagai prioritas pembangunan. Namun disamping itu, dirinya juga berusaha membenahi infrastruktur jalan utama di Kecamatan Lingga Timur yang selama ini menjadi keluhan masyarakat sebab memandang permasalahan ini adalah suatu hal yang penting.

“Ini sebagai kado untuk Kabupaten Lingga di hari kemerdekaan, khususnya desa Bukit Langkap, ini sektor peternakan akan kita kembangkan juga. Sebetulnya, ini jatah di Natuna, karena potensi alamnya bagus, dukungan masyarakat, serta calon petaninya mendukung, makanya dialokasikan di Lingga. Semula 350 Ha, tapi hanya dapat 100 Ha. Pemda memang berharap, sedikit-sedikit dapat meringankan beban masyarakat transmigrasi di Lingga,” ungkapnya.

Bukan hanya bidang sawah, dibidang perkebunan Awe juga telah melakukan penanaman singkong gajah di Dabo Singkep.

Sementara, sukses dilahan sawah percobaan di desa Sungai Besar, Konsultan percetakan sawah, Ady Indra Pawennari juga siap membantu di desa Bukit Langkap demi untuk menyukseskan program percetakan sawah desa tersebut kelak.

“Insya Allah saya akan berada di sini (Bukit Langkap) sampai proses ini panen, saya berharap ini bisa seperti di Sungai Besar,” tegasnya. (mk/arp)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.