Calon Komisioner KPPAD Natuna Jalani Fit and Proper Test

Fit and Proper Test calon Komisioner KPPAD
Fit and Proper Test calon Komisioner KPPAD

Natuna (Marwahkepri.com) – Tahapan pembentukan Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kabupaten Natuna kini sudah memasuki babak baru. Hari ini Senin (10/8), Komisi I DPRD Natuna melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap 10 calon anggota komisioner KPPAD Natuna.

Bertempat di balai serbaguna DPRD Natuna, Hadir Wakil ketua II Daeng Amhar, perwakilan Pansel Kartina Riawita, anggota komisi I terdiri dari Raja Marzuni, Jarmin Sidik, Baharuddin, dan Joharis Ibro.

Pada kesempatan itu, perwakilan pansel Kartina Riawita menyampaikan, proses pembentukan KPPAD ini sudah melewati sejumlah tahapan, penyusunan jadwal, fokus group diskusi pansel, rapat pleno pansel, pelaksanaan ujian tertulis, phsycotest dan beberapa tahapan lainnya. Hingga akhirnya hanya tersisa 10 orang maju ke tahapan uji kelayakan dan kepatutan.

“Dasar hukum pelaksanaannya adalah pasal 31 Peraturan Bupati Natuna tahun 2016”

Sedangkan Wakil Ketua II DPRD Natuna Daeng Amhar dalam arahannya meminta kepada komisi I, agar melaksanakan ujian kelayakan ini secara transparan dan akuntabel. Sehingga nantinya didapatkan anggota komisi KPPAD yang mumpuni.

“saya selaku pimpinan meminta kepada komisi I agar melaksanakan tes ini secara transparan dan akuntabel, jangan sampai ada titipan si A dan si B, lakukan sebaik mungkin sehingga terpilih yang terbaik”.

Kepada calon komisioner Amhar juga berpesan, agar dapat mengikuti ujian sampai selesai, nantinya apabila sudah terpilih menjadi komisioner KPPAD, tugas berat sudah menanti didepan. Apalagi keberadaan KPPAD belum terlalu dikenal masyarakat. Kedepan, perlu dilakukan sosialisasi dan pengenalan kepada masyarakat terkait tugas dan fungsi KPPAD.

“secara substansi, tugas KPPAD adalah mengawasi dan melindungi anak dibawah umur dan bagaiman supaya hak anak terpenuhi. Jadi jangan tugas anda ini dianggap sepele, apalagi persoalan-persoalan anak di Natuna saat ini beragam”.

Disamping itu, KPPAD juga harus peka terhadap setiap persoalan, karena kemajuan daerah itu akan diikuti perkembangan baik positif dan negatif. Perjalanan Komisi ini akan senantiasa menjadi perhatian DPRD Natuna.

“tugas anda membantu pemerintah untuk melindungi hak-hak anak, saya yakin di pelosok-pelosok keberadaan KPPAD ini masih barang langka, makanya kalau ada kasus pasti larinya ke ranah hukum. Ketika ada kasus jangan dianggap enteng, disini akan diuji independensi anda sekalian”.

Adapun 10 orang calon komisioner yang mengikuti fit and proper test diantaranya, Sulaiman, Novinia, Mustika Sari, Susilawati Barus, Tarmizi, Rony Effendi, Raja Peni, Muhammad Ikhsan, Muttaqien, dan Soimin. Pada tahapan uji kelayakan ini akan terpilih 6 orang, selanjutnya akan diuji Bupati Natuna, hingga terpilih hanya 5 orang.(mk/nang)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.