Pemerintah Pusat Gandeng PBB Bangun Taman Laut Natuna

Natuna (Marwahkepri.com) – Guna memuluskan rencana pembangunan dan pengembangan pilar lingkungan hidup, pemerintah pusat melalui Kemenkomaritim menggandeng organisasi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk membangun taman laut bertaraf internasional di Kabupaten Natuna. Menurut Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Kemenkomaritim, Arif Havas Oegroseni, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan wakil dari kantor United Nation Development Program (UNDP) di New York, Amerika Serikat, belum lama ini. Tujuannya adalah meminta mereka membantu pemerintah Indonesia, dalam hal ini KKP, KLH, dan Kemenkomaritim, untuk membuat taman laut di Natuna. Pihak PBB sudah setuju dan sepakat akan membantu pemerintah Indonesia mewujudkan hal tersebut. “kita kan punya banyak taman laut seperti Raja ampat, Wakatobi, Pulau seribu, mereka sepakat dan setuju membantu kita dan sudah bertemu dengan wakil PBB di jakarta kemarin datang khusus. Dengan teman-teman KLH, ibu Siti Nurbaya juga sepakat nanti akan kita desain bersama taman laut di Natuna”. Dikatakannya, ada alasan politis kenapa PBB digandeng dalam proses pembuatannya, padahal dari segi tekhnologi, keilmuan dan anggaran, untuk membuat taman laut tersebut tidak susah. Pembuatan taman laut cukup sederhana, hanya dengan melakukan peninjauan lokasi, melakukan riset dan melihat hasil risetnya, seterusnya tinggal mengajak TNI AL untuk membuat petanya. Akan tetapi dengan melibatkan PBB membuat taman laut, ada sisi positifnya bagi kedaulatan NKRI, langkah yang diambil ini merupakan strategi cerdas menyikapi klaim-klaim negara luar atas wilayah NKRI di kawasan Natuna. “nanti kalau ada negara lain ingin mengklaim wilayah ini, dia sudah tidak bisa lagi. jadi disitiulah kedaulatannya bermain, secara cerdas kita menyikapi klaim-klaim yang tidak berdasar dengan mengajak PBB menjadi bagian dari pembangunan di kawasan Natuna ini”. Kedepan kata Arif, apabila taman laut ini berhasil ditingkat nasional dengan bantuan PBB, meskipun prosesnya panjang tidak menutup kemungkinan dinaikkan statusnya menjadi situs warisan dunia. Dari sisi ekonominya apabila Natuna sudah menjadi perwakilan situs warisan dunia yang diterima di UNESCO, maka wisatawan dunia akan semakin melirik kabupaten terdepan ini. “kalau natuna sudah menjadi perwakilan situs warisan dunia yang diterima di Unesco, itu tamunya lebih banyak lagi, dan statusnya akan semakin kuat menegakkan kedaulatan NKRI dengan cara pintar”. Program khusus ini sudah dibicarakan dengan mereka pada bulan Juli lalu, nantinya PBB bisa membantu dari segi expert dan keahlian, kemudian taman laut itu bagusnya seperti apa, dan persyaratannya seperti apa, saat ini sedang didalami.(mk/nang)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.