Bupati Karimun Gali PAD di Sektor Kepariwisataan

 

????????????????????????????????????
Bupati Karimun, Aunur Rafiq, saat merasakan air panas di tempat wisata Tanjung utan.

Rafiq Andalkan Air Terjun Pongkar dan Pemandian Air Panas

KARIMUN (MK)- Selain kawasan bisnis, kabupaten Karimun juga memiliki keindahan alam yang cukup eksotis untuk dikunjungi. Namun sayangnya, kepariwisataan di daerah ini tidak tergali dengan maksimal. Perlu diketahui, lingkungan alam dan budaya di kabupaten ini masih asri dan tradisional, sehingga banyak yang belum terpoles oleh pengaruh perkembangan zaman yang semakin modren.

Untuk memaksimalkan pendapatan disektor kepariwisataan di kabupaten Karimun, perlu adanya singkronisasi antara pemerintah dan masyarakat. Ini tujuannya agar masyarakat ikut aktif untuk menjaga dann mengelola daerahnya sehingga dapat bernilai ekonomis yang cukup tinggi. Memang untuk mengelola suatu daerah kepariwisataan itu membuntuhkan biaya yang tidak sedikit. Pembangunan infrastruktur harus dilakukan agar wisatawan yang datang tertarik untuk selalu ingin mengunjungi daerah ini.

Selama ini, wisatawan yang datang untuk menikmati keindahan alam kabupaten Karimun cukup minim. Ini diakibatkan belum adanya tempat pariwisata yang paling khusus dan layak jual. Wisatawan yang datang hanya datang sekilas saja.

Menurut bupati Karimun, Aunur Rafiq, Kepariwisataan di Karimun harus dibenahi. Pembangunan infrastruktur harus dilakukan sebagai penunjang kepariwisataan didaerah ini. Dengan banyaknya arus wisatawan yang masuk tentunya akan menguntungkan daerah ini. Selain pendapatan daerah bertambah, juga diharapkan agar investor sangat berminat untuk berinvestasi di daerah ini. Dengan demikian, keuntungan juga didapat masyarakt melalui perdagangan dan terbuka luasnya lapangan pekerjaan. Adanya kepariwisataan salah satu pendorong menggeliatnya interaksi ekonomi di suatu daerah.

Ketertarikan, Aunur Rafiq, untuk mengelola kepariwisataan di Karimun saat ia mengunjungi lokasi wisata air panas di kecamtan Buru Tanjung Utan. Ditempat ini, ia sempat menggayuh sepeda di pagi hari untuk menikmati panorama alam wilayah ini, Turut hadir kadis parawisata, kadispenda, dan dampungi serketaris bapeda dan PU.

Ia menyayangkan melihat keaadaan yang ada di lokasi pemandian air panas yang berada di desa Tanjung Utan ini. Wisata mandi air panas ini adalah satu satunya di kepri yang letaknya di kecamatan buru desa Tanjung Utan.

Melihat kondisi yang memprihatinkan ini, kedepan bupati Karimun akan melakukan penataan kawsan wisata yang meiliki nilai jual yang cukup tinggi ini. Selainitu, ia juga melakukan renovasi pelabuhan, jalan masuk, serta lokasi pemandian akan dibenahi.

“Gimana mau ada pengunjung kalau pelabuhan dan jalan tidak kita benahi. Insya Allah tahun 2017 akan kita benahi semua,” janji Rafiq.

Ia juga mengatakan, dalam waktu dekat akan dadakan sayembara sejarah tentang berdirinya tempat pemandian air panas ini. Dengan adanya sejarah tentunya nanti para wisatawan akan tertarik datang kewilayah ini dan ingin tahu seperti apakah sejarah pemandian air panas ini.

Untuk menggeliatkan daerah ini, kedepan disini juga akan kita buat pertandingan lomba memasak antar kecamatan atau juga antar skpd. Tujuannya agar pemandian air panas di diminati untuk dikunjungi.

“Pokonya 2 parawisat yang ada di kabupaten karimun tahun 2017 akan kita benahi, di antaranya Air Terjun Pongkar dan Pemandian Air Panas,” tutup Rafiq. (mk/feri/dre)

Print Friendly, PDF & Email