Perjudian Makin Marak Saja di Batam

Anggota polisi Polda Kepulauan Riau mengamankan puluhan pemain, wasit dan pengelola salah satu gelanggang permainan (gelper) yang diduga dijadikan sebagai arena perjudian di Batam, Kepulauan Riau, Kamis (24/3). Kapolda Kepulauan Riau Brigjen Pol Sam Budigusdian memerintahkan jajarannya untuk menutup seluruh lokasi gelper di seluruh Kepulauan Riau tanpa terkecuali. ANTARA FOTO/M N Kanwa/nz/16.
Anggota polisi Polda Kepulauan Riau mengamankan puluhan pemain, wasit dan pengelola salah satu gelanggang permainan (gelper) yang diduga dijadikan sebagai arena perjudian di Batam, Kepulauan Riau, Kamis (24/3). Kapolda Kepulauan Riau Brigjen Pol Sam Budigusdian memerintahkan jajarannya untuk menutup seluruh lokasi gelper di seluruh Kepulauan Riau tanpa terkecuali. ANTARA FOTO/M N Kanwa/nz/16.

BATAM – Perjudian masih marak terjadi di Batam,dan parahnya lagi perjudian tersebut sudah sangat menyalahi aturan yang telah dibuat Pemerintah Kota Batam.Hal itulah yang membuat beberapa mahasiswa menggelar aksi di depan Pemko Batam (18/7) lalu.

Mereka yang melakukan orasi menyebut diri mereka sebagai Forum Kepemimpinan Mahasiswa (FKM).

Kurnia Fajrison selaku Ketua FKM mengatakan, dalam aturan tersebut, perjudian tidak boleh dilakukan di tempat ramai. Sementara gelanggang permainan (gelper) terdapat di banyak tempat ramai di Batam.

Dia juga mengatakan kalau mereka sudah punya izin untuk melakukan orasi di depan Pemko Batam.

“Kami sangat mendukung program Polri yang ingin memberantas semua jenis perjudian di Kota Batam ini,” terangnya.

Mereka juga meminta agar pemerintah Kota Batam melalui Dinas Pariwisata dan BPM-PTSP menata ulang dan membenahi izin gelper yang dianggap banyak menyalahi aturan.

“Kita juga mendengar dari beberapa warga yang merasa resah dengan perjudian tersebut,”jelasnya

Terakhir dia mengatakan akan melakukan orasi kembali dengan jumlah yang lebih banyak. (mun)