Ops Ramadniya 2016, Lakalantas di Batam Meningkat

Salah satu lakalantas di Batam
Salah satu lakalantas di Batam.

BATAM – Pelaksanaan operasi Ramadniya Religi 2016 yang dilakukan oleh Polda Kepri dari tanggal 30 Juni sampai 15 Juli lalu memuat data tentang kecelakaan lalu lintas (lakalantas) dan data arus mudik serta perbandingannya dengan tahun 2015.

Wakil Sementara Kabid Humas Polda Kepri Kompol Ismail Efendi menerangkan bahwa ada peningkatan yang terjadi dari kecelakaan lalu lintas dan penurunan untuk arus mudik dari tahun lalu.

Dari kecelakaan lalu lintas,korban meninggal meningkat dari yang sebelumnya berjumlah 15 orang menjadi 23 orang.Menyusul korban luka berat dan ringan yang juga meningkat dari 46 orang menjadi 70 orang.Tapi di lain sisi jumlah kejadiannya berkurang dari 34 kasus menjadi 29 kasus.

Sementara untuk data arus mudik sendiri yang terdiri dari 14 pelabuhan,total kendaraan keberangkatan tahun 2015 yang berjumlah 17.200 unit meningkat menjadi 21.951 unit pada tahun 2016, sedangkan untuk total kendaraan kedatangan berkurang dari tahun lalu yang berjumlah 32.502 unit menjadi 19.298 unit.

Untuk total penumpang keberangkatannya sendiri,tahun 2015 mencapai 400.504 orang,sedang tahun ini hanya 264.714 orang.Begitu juga dengan total penumpang kedatangan dari 381.327 orang berkurang menjadi 243.646 orang.

Sedangkan untuk data kriminal yang terjadi selama Operasi Ramadniya terdapat 1 kasus perbuatan tidak menyenangkan, 6 kasus Curanmor, 3 Kasus Cabul, 2 Kasus Curat, 2 kasus Curas, 2 Kasus pengeroyokan, dan 3 kasus penganiayaan. (mun)

Print Friendly, PDF & Email

33 thoughts on “Ops Ramadniya 2016, Lakalantas di Batam Meningkat

Leave a Reply

Your email address will not be published.