Civitas Akademika Berharap Rektor Baru Majukan Unrika

BATAM — Terpilihnya Prof Dr Nasruddin Harahap sebagai rektor baru kampus Universitas Riau Kepulauan (Unrika) Batam direspon positif civitas akademika. Banyak harapan digantungkan, baik dari mahasiswa, alumni, hingga Dosen Unrika sendiri.

B. Hasibuan salah satunya, berharap kampus Unrika bisa lebih baik dan maju di bawah kepemimpinan rektor baru. “Semoga rektor Nasruddin bisa lebih memajukan kampus, melengkapi sarana dan prasarana perkuliahan, memberikan pelayanan administrasi yang lebih baik untuk seluruh mahasiswa Unrika,” kata mantan aktivis kampus yang berdiri sejak 1994 di bawah Yayasan Perguruan Tinggi Batam tersebut, Senin 18 Juli 2016.

Nasruddin dilantik sebagai Rektor Unrika periode 2016-2020 pada Sabtu, 16 Juli 2016 di aula kampus Unrika. Ia menggantikan rektor sebelumnya, Prof Dr Zainuddin.

Ada beberapa program yang akan dilakukan Nasruddin setelah mendapat kepercayaan sebagai Rektor Unrika. Di antaranya membangun sumber daya manusia dan mengidentifikasi persoalan di lingkungan kampus untuk dicarikan solusinya.

“Tugas saya sekarang mengidentifikasi, lalu mencarikan solusi atas berbagai persoalan yang ada di internal kampus. Tentunya diperlukan peran aktif semua pihak agar sama-sama mendukung program kerja tersebut. Mari sama-sama kita perbaiki dan kita harus dukung satu sama lain,” tuturnya.

Ketua Yayasan Unrika Batam, Prof Dr Amarullah Nasution, SE menekankan beberapa poin penting yang harus diperhatikan Nasruddin ke depannya. Pertama adalah meningkatkan tatakelola sistem manajemen kampus. Termasuk job description para dosen dan dekan agar benar-benar diperhatikan.

Selain itu, seorang rektor juga diharapkan mampu mendorong para dosen dan tenaga pengajar lainnya memiliki sertifikasi dari pemerintah pusat. “Dengan sertifikasi, tidak saja mutu pendidikan yang bertambah, tapi para dosen bisa mendapatkan dana tambah dari pemerintah dan itu sangat penting,” tuturnya.

Unrika awalnya bernama Kampus Perguruan Tinggi Batam. Pada 2006, kampus yang berdiri di atas lahan seluas 3 hektare ini berubah nama menjadi Universitas Riau Kepulauan melalui SK Dikti No.68/D/0/2006 dan 68/D/T/2006. Fakultas yang ada di kampus ini di antaranya Fakultas Ekonomi, Teknik, Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Hukum, serta Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.